Primary tabs

Pelaksanaan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Provinsi Babel 2018 - 2020

Sebagaimana diatur dalam Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah yang ditindaklanjuti oleh Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Organisasi Perangkat Daerah yang menyatakan bahwa Perpustakaan ditetapkan sebagai urusan wajib non pelayanan dasar untuk menyediakan Layanan yang sesuai dengan kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Kebutuhan Masyarakat. Perpustakaan Nasional RI menyelenggarakan Kegiatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang merupakan bagian dari program prioritas Nasional dengan tujuan untuk memperkuat peran perpustakaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul untuk peningkatan kemampuan literasi untuk mewujudkan Indonesia maju.

Berkenaan dengan program di atas, sejak tahun 2018 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapatkan program untuk 3 ( tiga) kabupaten dan 17 desa, yaitu Kabupaten Bangka (6 desa), Kabupaten Belitung (6 desa), dan Kabupaten Belitung TImur (5 desa). Sedangkan pada tahun 2020 mendapatkan bantuan untuk 3 kabupaten lainnya, yaitu Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka Selatan dan Kabupaten Bangka Barat. Serta 9 desa di tahun 2020, terdiri dari 1 desa di Kabupaten Belitung, 4 desa di Kabupaten Belitung Timur dan 4 desa di Kabupaten Bangka.

Kabupaten dan desa tersebut, diharapkan bisa berperan serta dalam pengembangan perpustakaan dan mendapatkan dukungan dari semua pihak. Selain peningkatan teknologi infomrasi dan komunikasi, advokasi dan sinergi dengan berbagai stakeholder terkait baik dari Instansi Pemerintah, Swasta, BUMN, komunitas Literasi, perguruan tinggi dan masyarakat, juga adanya keterlibatan masyarakat untuk mendukung proragm transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Perpustakaan tidak hanya dijadikan tempat pembelajaran sepanjang hayat, tetapi juga dijadikan tempat berkegiatan, dan melalui kegiatan tersebut bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berikut Profil singkat Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung: Nama Lembaga Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung; beralamat   di Jalan Jend. Sudirman No. 3 Pangkal Pinang;  SK Lembaga   Perda No.18 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan  Perangkat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pergub No. 58 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Dinas Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung; Jumlah Tenaga Perpustakaan Provinsi saat ini sebanyak 33 orang terdiri dari 13 orang Fungsional Pustakawan, 13 orang Struktural  dan 7 orang Pegawai Tidak Tetap; Jumlah Pustakawan yang bersertifikasi sebanyak 1 orang; Jumlah Koleksi seluruhnya 15.475 Judul/24.662 Eksemplar.

Untuk jumlah Pemustaka dapat digambarkan melalui table sebagai berikut:

Tabel Pengunjung Perpustakaan

Januari s.d. Desember 2019

Kelompok

BULAN

Jan

Feb

Mar

Apr

Mei

Jun

Jul

Ags

Sep

Okt

Nop

Des

Pelajar

25

3

22

4

4

12

12

9

5

20

6

10

Mahasiswa

277

285

396

218

92

86

124

116

126

199

89

67

Umum

60

42

64

28

46

41

102

111

80

66

42

52

Jumlah

362

330

482

250

142

139

238

236

211

285

137

129

Bantuan yang diperoleh:

Bantuan Fisik

No

Jenis Bantuan

Sumber bantuan (APBN/APBD)

Kondisi saat diterima

Kondisi sekarang

Keterangan/alasan kebermanfaatannya

1

4 unit komputer

APBN

BAIK

BAIK

Sebagai Komputer pemustaka

2

1 server

APBN

BAIK

BAIK

Sebagai Komputer pemustaka

3

Buku

 (600 jdl/1200 Eks)

APBN

BAIK

BAIK

Untuk penambahan koleksi perpustakaan

Bantuan Non Fisik

No

Jenis Bantuan

Sumber Dana

(APBN/D)

1

Sosialisasi Program Revitalisasi Perpustakaan Umum Berbasis Inklusi Sosial di Jakarta

APBN

2

Bimtek Teknis Strategi Pengembangan Perpustakaan dan TIK Program Transformasi Perpustakaan Berbasis lnklusi Sosial di Pangkalpinang

APBN

3

Lokakarya Master Trainer

APBN

4

Sinergi Stake Holder Bidang Perpustakaan di Jakarta

APBN

5

Sosialisasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

APBN

4

Bimtek Peningkatan Fasilitator

APBN

5

Sosialisasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Jakarta

APBN

6

Replikasi Fasilitator Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Jakarta

APBN

7

Bimtek SPP dan TIK di Belitung

APBN

8

Stake Holder Meeting Provinsi di Pangkal Pinang

APBN

9

Peer Learning Meeting  Provinsi di Pangkal Pinang

APBN

10

Penguatan Fasilitator di Jakarta

APBN

11

Stake Holder Meeting di Jakarta

APBN

12

Peer Learning Meeting Nasional di Surabaya

APBN

 

Hasil dan Realisasi Pelaksanaan Kegiatan

Perpustakaan Provinsi sebagai perpustakaan Pembina yang ada di daerah, sangat berperan aktif dalam pengembangan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Dengan dibentuknya Tim Sinergi Provinsi berdasarkan SK Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor 188.4/1072/DKPUS/2019 (terlampir), Tim Sinergi Provinsi terdiri dari 9 orang yang berasal dari beberapa instansi terkait antara lain; Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Provinsi), DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi), Perguruan Tinggi (Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung dan Komunitas Literasi. Tim Sinergi Provinsi berada di bawah koordinasi Dinas  Perpustakaan Provinsi sebagai leading sector bidang perpustakaan. Namun semangat dari pembentukan Tim Sinergi adalah membangun sinergi dengan mitra lainnya, dimana keberhasilan capaian Tim Sinergi Provinsi merupakan tanggung jawab bersama.

Ada beberapa hal yang menjadi peran utama dari Tim Sinergi: Pertama, Mendorong kebijakan yang terkait dengan keberlanjutan ProgramTransformasi Perpustakaan di tingkat kabupaten dan desa, terutama yang terkait dengan  penganggaran, alokasi sumber daya manusia, kegiatan pelibatan masyarakat, dan infrastuktur. Kedua, Membangun jejaring dengan berbagai sektor yang berkomitmen terhadap revitalisasi Perpustakaan yang berkelanjutan di tingkat kabupaten dan desa. Jejaring perlu dibangun dengan pihak sektor swasta, masyarakat sipil, organisasi perangkat daerah, perguruan tinggi, media, organisasi profesi/forum seperti GPMB (Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca), IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia), yang dapat mendukung kebutuhan program di kabupaten dan desa. Ketiga, Mendorong dan memfasilitasi perluasan program ke kabupaten/kota lain.

Beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh Perpustakaan Provinsi dan Tim Sinergi Provinsi seperti menjadi fasilitator program di tingkat Kabupaten dan Desa, melakukan pendampingan, mentoring dan monitoring pelaksanaan Program Transformasi di Kabupaten dan Desa penerima manfaat program, melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program yang ada di tingkat Kabupaten dan desa agar berjalan baik, memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan di masyarakat, dan melakukan advokasi ke Dinas Terkait seperti DPMD Provinsi dan Bappeda Provinsi.

Selain itu, ada beberapa kegiatan perencanaan yang akan dilakukan oleh Perpustakaan Provinsi dan Tim Sinergi Provinsi untuk Tahun 2020- 2021, yaitu: Pertama, Melakukan Advokasi dan kerjasama ke Perguruan Tinggi STKIP Muhammdiyah Pangkalpinang Bangka Belitung dan dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerjasama (PKS), seperti kerjasama mengadakan kegiatan sosialisasi pembentukan Pojok Baca di warung- warung Kopi dan tempat- tempat Usaha yang melibatkan UMKM yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kerjasama dengan perguruan Tinggi dalam rangka memberikan sosialisasi mengenai program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial untuk pelaksanaan KKN mahasiswa di desa sehingga diharapkan akan ada replikasi desa untuk program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Kedua, Membuat kebijakan- kebijakan atau regulasi terkait program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial seperti Keputusan Gubernur, Perda, Pergub. Ketiga, Melakukan Pendampingan, mentoring dan monitoring Pelaksanaan Program yang ada di Kabupaten dan Desa. Ketiga, Melakukan advokasi ke pihak BUMN dan Swasta terkait Pengembangan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Keempat, Melakukan kegiatan pelibatan masyarakat di Perpustakaan Provinsi. Kelima, Melakukan perencanaan anggaran Daerah untuk program transformasi perpustakaan berbasis inklusi social. Keenam, Berkomitmen untuk terus melaksanakan dan mengembangkan program Transformasi Perpustakaan Berbasis inklusi sosial di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ketujuh, Melakukan replikasi desa penerima program transformasi perpustakaan berbasis inklusi social.

Perlu diketahui, kerja sama yang sudah dan akan dilakukan:  1) Kerjasama dengan DPMD Provinsi, Bappeda Provinsi, DISKOMINFO terkait Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial; 2) Kerjasama antara Tim Sinergi Provinsi, Perpustakan Provinsi dengan Perguruan Tinggi yaitu Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung dalam bentuk pelaksanaan program kerja pengembangan Transformasi Perpustakaan; Kerja sama antara perpustakaan provinsi, perguruan Tinggi dengan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang tersebar di wilayah Bangka Belitung dalam bentuk kegiatan Pelibatan Masyarakat; Kerjasama antara Perpustakaan Provinsi dengan Komunitas Literasi yang ada di Bangka Belitung dalam hal berbagai kegiatan pelibatan masyarakat; Melakukan replikasi desa penerima program transformasi perpustakaan berbasis inklusi social.

Pencapaian Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Tahun 2020, antara lain: Pertama, Pemenang Kategori 5 Tim Sinergi Provinsi Terbaik di Tingkat Nasional, terdiri dari: 1) Dinas Perpustakaan dan kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan; 2) Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan; 3) Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah; 4) Dinas Perpustakaan dan kearsipan Provinsi Nusa Tenggara Barat; 5) Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provisni Kepulauan Bangka Belitung.

Kedua, 2 Pemenang dari 28 Perpustakaan Kabupaten Terbaik di Tingkat Nasional yang berasal dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yaitu: 1) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat; 2) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Selatan. Ketiga, 5 Pemenang dari 30 Perpustakaan Desa Terbaik di Tingkat Nasional yang berasal dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, antara lain: 1) Perpustakaan Pustaka Desa Cendil Kabupaten Belitung Timur; 2) Perpustakaan Laskar Bareheun, Desa Aik Madu Kabupaten Belitung Timur; 3) Perpustakaan Desa Mayang Kabupaten Belitung Timur; 4) Perpustakaan Hati Bersinar Desa Sungai Samak Kabupaten Belitung; 5) Perpustakaan Berlian Desa Pemali Kabupaten Bangka.

 

Kendala

Ada beberapa kendala dalam pelaksanaan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, antara lain: Pertama,  Belum ada anggaran khusus untuk Program Transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, masih dalam tahap perencanaan, untuk kegiatan pembinaan, mentoring dan monitoring menggunakan anggaran rutin. Kedua, Masih perlu meningkatkan strategi Advokasi untuk menciptakan sinergitas dan mendapat dukungan  dari OPD terkait seperti Bappeda Provinsi, DPMD Provinsi, Diskominfo Provinsi, Perguruan Tinggi, Komunitas Literasi, Pegiat Literasi , BUMN dan Swasta. Ketiga, Belum ada payung hukum atau regulasi yang mengatur pelaksanaan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di tingkat provinsi.

 

Rekomendasi Sebagai Langkah Percepatan

Dari apa yang telah dilakukan sebagaimana dipaparkan di atas, ada beberapa rekomendasi dilakukan sebagai langkah percepatan: Pertama, Membentuk regulasi daerah di tingkat Provinsi terkait Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial agar adanya payung hukum untuk pelaksanaan dan pengembangan program dari tingkat provinsi sampai ke tingkat Kabupaten dan desa. Kedua, Mendapatkan dukungan dari instansi terkait seperti DPMD, Bappeda, Diskominfo, BUMN, Perusahaan Swasta dan Komunitas Literasi melalui kerjasama di berbagai hal untuk pengembangan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Ketiga, Melakukan replikasi desa untuk pelaksanaan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi social.

 

Penulis: 
RUNI ALCITRA AMALIA, Pustakawan Ahli Madya Pada DKPUS Prov.
Sumber: 
DKPUS Prov. Kep. Babel

Artikel

31/12/2024 | Darma, S.I.Pust, Pustakawan Universitas Bangka Belitung
30/12/2024 | Darma, S.I.Pust, Pustakawan Universitas Bangka Belitung
29/12/2023 | DKPUS Prov. Kep. Babel
21/12/2023 | DKPUS Prov. Kep. Babel
13/12/2023 | DKPUS Prov. Kep. Babel
05/04/2019 | Runi Alcitra amalia
61,926 kali dilihat
05/12/2022 | Riyad, Pustakawan DKPUS Prov. Kep. Babel
32,122 kali dilihat
03/10/2019 | Runi Alcitra Amalia
21,386 kali dilihat

ArtikelPer Kategori