Primary tabs

Mengasah Kemampuan Otak Melalui Kegiatan Bibliobattle

Manusia merupakan mahluk mulia yang diberikan akal sehat untuk berpikir. Otak adalah sebuah organ yang berada di kepala sebagai pengendali semua fungsi tubuh manusia, termasuk mengendalikan pergerakan, perasaan sensasi, dan pikiran. Otak menerima, mengatur, dan menyebarkan informasi untuk memandu tindakan dan juga menyimpan informasi penting yang akan berguna di masa mendatang, juga membuat manusia bisa berpikir dan memecahkan masalah. Perihal tersebutlah yang menyebabkan mengapa kesehatan otak sangat penting untuk dijaga agar fungsi tubuh dapat berjalan dengan baik.

Permasalahan yang sering kita jumpai adalah ketika usia bertambah tua, kita menjadi mudah lupa, tidak merasa “tajam” atau memiliki kesulitan mempelajari hal-hal baru meliputi korteks serebri (lapisan luar kulit otak) dan hippocampus. Korteks merupakan bagian dari otak yang menciptakan kemapuan-kemampuan manusia yang unik meliputi memori, bahasa, dan pikiran-pikiran yang abstrak. Sementara Hippocampus mengkoordinasikan datangnya informasi yang diterima dari korteks yang kemudian mengaturnya kedalam bentuk memori. Jaringan syaraf pada korteks dan hippokampus didisain untuk membentuk jaringan baru sehingga jika manusia mengalami permasalahan seperti menurunya kemampuan otak  dapat dengan cepat diatasi seperti dengan menjaga mental agar tetap fit bearti melatih bagian-bagian dari otak agar dapat berfungsi maksiamal.

 

Tips Menjaga Kesehatan Otak

Sebenarnya otak memiliki banyak perlindungan, dengan adanya tulang tengkorak yang keras, jaringan berupa selaput keras yang disebut meninges, hingga bantalan berupa cairan dalam meninges. Meskipun demikian, otak tetap bisa mengalami kerusakan, berisiko terkena penyakit, bahkan mengalami penurunan fungsi. Maka dari itu, hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan otak antara lain: a) Mencukupi Kebutuhan Nutrisi Otak. Melindungi otak dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas dengan makanan yang mengandung antioksidan, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan ikan. Cukupi juga kebutuhan asam lemak omega-3 seperti ikan salmon dan asam folat, vitamin B6, dan B12 yang mampu mengurangi level homosistein yang dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan pembuluh darah pada manusia. Untuk itu, mengkonsumsi sayuran berdaun hijau dan biji-bijian dapat mengurangi resiko di atas.

b) Rutin Berolahraga. Olahraga dapat memperbaiki kinerja pembuluh darah kecil dalam mengantarkan darah yang kaya oksigen menuju otak. Hal tersebut mengapa kita dianjurkan untuk melakukan berolahraga rutin, kurang lebih sekitar 10–30 menit sekali berolahraga. Olahraga ringan semampu kita dan tentunya jangan memaksakan diri. Olahraga tersebut seperti : Olahraga berjalan kaki, lari, berenang, dan olahraga lainnya. Selain baik untuk kesehatan otak, olahraga juga membantu mengurangi tekanan darah, mengurangi kolesterol jahat, dan melawan diabetes, serta mengurangi stres.

c) Perhatikan Kolesterol, Tekanan Darah, dan Gula Darah. Timbunan kolesterol akan memicu terbentuknya sumbatan di dalam pembuluh darah otak, sehingga suplai oksigen ke otak menjadi berkurang. Kondisi ini dapat membuat sel otak menjadi rusak hingga berakibat kematian. Stroke sebagai salah satu komplikasinya, dapat menimbulkan gangguan pada kemampuan bicara, melihat atau bergerak, dan tergantung pada bagian otak mana yang diserang oleh penyakit tersebut. Sehingga kita harus mengurangi asupan makan yang dapat menimbulkan kolesterol yang berimplikasi pada penyakita yang dikenal dengan stroke tersebut. d) Istirahat yang Cukup. Tidur yang cukup setidaknya 6–8 jam sehari untuk orang dewasa, berperan penting dalam fungsi otak kita, seperti membantu memperkuat dan melindungi memori, membuat kita lebih fokus dalam hal pekerjaan, dan juga meningkatkan kemampuan kita dalam memecahkan masalah.

 

Pengertian Bibliobattle

Bibliobattle merupakan kegiatan atau permainan berupa meresensi buku dihadapan audiens yang dikembangkan oleh Graduate School of Informatics, Universitas Kyoto di Jepang. Kegiatan ini, awalnya diikuti oleh 5 peserta (peresensi). Masing-masing peresensi melakukan review buku yang telah mereka pilih dan telah dibaca dalam waktu terbatas. Tentunya dengan memilih buku yang disukai dan digemari peresensi. Review buku berlangsung selama 5 sampai dengan 10 menit, kemudian disampaikan peresensi secara lisan kepada audiens yang juga berkeinginan untuk mengetahui isi buku tersebut yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Langkah-langkah meresensi buku antara lain sebagai berikut: 1) Mengenali semua aspek buku yang diresensi mulai dari tema, deskripsi isi buku, hingga jenis buku tersebut;  2) Membaca buku yang akan diresensi secara komprehensif, cermat, dan teliti; 3) Menandai bagian-bagian buku yang diperhatikan secara khusus dan menentukan bagian-bagian yang dikutip untuk dijadikan data; 4) Membuat sinopsis atau intisari dari buku yang akan diresensi; 5) Menilai kualitas buku yang diresensi. Kegiatan ini merupakan langkah baik untuk mempromosikan minat baca.

 

Kontribusi Perpustakaan

Perpustakaan merupakan tempat yang memiliki peranan penting dalam membangun literasi informasi untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan wawasan. Untuk “menghidupkan” suasana perpustakaan yang berkualitas, salah satunya dengan melakukan kegiatan bibliobattle seperti yang telah dijelaskan di atas. Dengan cara mengajak pemustaka perpustakaan seperti mahasiswa untuk mengikuti kegiatan ini yang penyelenggaraannya bisa di dalam ruangan, di luar ruangan maupun di pojok-pojok baca masyarakat tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan seperti cuci tangan, jaga jarak dan memakai masker. Salah satu contoh tema yang bisa diambil seperti “know books through people, know people through book” yang artinya mengenal buku melalui orang, mengenal orang melalui buku.

Perpustakaan sebagai penyedia bahan pustaka yang beranekaragam judul tentunya sangat memberikan kontribusi bagi peningkatan minat baca serta dapat mempromosikan minat baca. Dengan adanya berbagai kegiatan diperpustakaan, tentunya dapat menarik keingintahuan orang untuk datang ke perpustakaan. Pemberian Doorprize menarik terhadap suatu event yang dilaksanakan tentunya membuat pemustaka menjadi senang dan ada keinginan pemustaka untuk datang kembali ke perpustakaan. Keterlibatan semua unsur perpustakaan seperti pustakawan merupakan faktor penting untuk peningkatan kunjungan perpustakaan yang berkualitas. Harapannya adalah melalui kegiatan seperti ini kita mampu mengenalkan kekhasan perpustakaan serta meningkatnya jumlah kunjungan ke perpustakaan serta kegemaran membaca masyarakat dapat terwujud.

 

Penulis: 
Dian Ekatama, S.I.Pust, Pustakawan Prov. Kep. Babel
Sumber: 
DKPUS BABEL

Artikel

31/12/2024 | Darma, S.I.Pust, Pustakawan Universitas Bangka Belitung
30/12/2024 | Darma, S.I.Pust, Pustakawan Universitas Bangka Belitung
29/12/2023 | DKPUS Prov. Kep. Babel
21/12/2023 | DKPUS Prov. Kep. Babel
13/12/2023 | DKPUS Prov. Kep. Babel
05/04/2019 | Runi Alcitra amalia
61,926 kali dilihat
05/12/2022 | Riyad, Pustakawan DKPUS Prov. Kep. Babel
32,122 kali dilihat
03/10/2019 | Runi Alcitra Amalia
21,386 kali dilihat

ArtikelPer Kategori