Saat ini, kecenderungan yang telah terjadi dan masih tetap berlangsung dalam gaya hidup masyarakat postmodern adalah gaya hidup yang mengacu pada kehidupan modern di kota metropolitan seperti Jakarta. Salah satu gaya hidup yang mulai trend saat ini adalah bersosialisasi, berkumpul ataupun menikmati makanan dan minuman dengan suasana yang nyaman dan tenang. Budaya yang lebih dikenal dengan istilah “hang out” ini juga telah mempengaruhi gaya hidup sebagian besar masyarakat di kota lainnya.
Kecenderungan lain yang juga sedang meningkat adalah kebiasaan membaca buku. Suatu trend yang juga bukan merupakan trend musiman, tetapi sudah menjadi kebutuhan yang bisa dipastikan kian lama kian meningkat dan menjadi standar gaya hidup masyarakat postmodern.
Di tengah-tengah perkembangan postmodern, perpustakaan mulai banyak didirikan sebagai suatu tempat yang tidak hanya menyediakan berbagai koleksi-koleksi buku saja, melainkan juga didesain menjadi tempat yang mencerminkan gaya hidup masyarakat sebagai penggunanya. Salah satu inovasi adalah didirikannya perpustakaan kafé. Di kota metropolitan seperti Jakarta sudah mulai banyak didirikan perpustakaan kafé. Sebut saja The U Café, Bistro & Library, Nanny’s Pavilion Library, Bookopi, The Reading Room, Comic Café, Bookshelf dan Zoe Café. Adapun di kota besar lainnya seperti Bandung terdapat Potluck Coffee Bar & Library, Little Wings, dan Kineruku.
Perpustakaan kafé adalah sebuah tempat yang didesain semenarik mungkin dengan konsep kafé dan resto dan banyak inovasi didalamnya yang dibuat dengan senyaman mungkin. Konsep yang dimiliki oleh perpustakaan kafé tidak dijumpai pada perpustakaan konvensional pada umumnya. Perpustakaan kafé diusung dengan mengutamakan faktor kenyamanan, baik dari sisi interior yang stylish maupun atmosfer didalamnya.
Adanya inovasi oleh perpustakaan kafé membuat masyarakat postmodern tertarik untuk datang dan memanfaatkan fitur yang ditawarkan. Dengan ciri khas yang dimiliki oleh perpustakaan kafé dalam hal konsep pelayanan, manajemen, promosi, marketing serta feature lainnya dapat membangun citra baru bagi perpustakaan yang selama ini dicitrakan sebagai tempat yang serius dan tenang.
Masyarakat postmodernpun dapat memilih dan lebih leluasa dalam memanfaatkan fasilitas perpustakaan kafé sesuai dengan kebutuhannya. Mereka dapat nongkrong sambil mengakses informasi melalui gadget dengan fasilitas free wifi, rapat sambil mengerjakan pekerjaan kantor atau sekolah, diskusi dengan teman sekolah atau teman kerja, nonton bareng, bedah buku atau hanya sekedar bersantai menikmati makanan dan minuman sambil membaca dengan pilihan berbagai jenis koleksi buku yang beragam seperti buku literature, buku desain, buku hobi, buku politik, majalah, novel hingga komik.
Dengan berbagai macam nilai lebih yang dimiliki oleh perpustakaan kafé, membuat konsep perpustakaan menjadi lebih menarik dan bersahabat untuk masyarakat postmodern, dari yang awalnya malas untuk datang ke perpustakaan menjadi gemar berkunjung, menjadi betah dan ketagihan sehingga dapat mendukung dalam menumbuhkan minat baca masyarakat postmodern saat ini.
- 113 reads
