Pandemi covid-19 merubah segala aspek kehidupan manusia dalam berbagai hal dari sektor sosial, budaya, ekonomi. Karena pandemi memaksa pembatasan aktivitas sosial antar individu, sehingga memunculkan kebiasaan yang berbeda dari kehidupan sebelumnya. Pandemi ini memunculkan kebiasaan atau budaya masyarakat baru dalam merespon kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat, karena segala aktivitas sosial sekarang harus dibatasi dan dilaksanakan dengan protokol kesehatan.
Dampak pandemi ini sangat luas, diantaranya dari sektor perekonomian maupun bidang pendidikan. Salah satu contoh dari segi ekonomi, transaksi jual beli yang sebelumnya leluasa dilakukan secara langsung, namun sekarang harus berganti menjadi transaksi virtual atau secara online. Dari segi Pendidikan, aktivitas belajar mengajar di sekolah dan perguruan tinggi juga terpaksa harus dilakukan secara virtual atau daring dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Kondisi ini terjadi karena adanya pandemi global yang memaksa semua pihak harus sama-sama mengerti, memahami, dan melaksanakan kebijakan yang ada.
Dari segi pendidikan pendemi ini juga membuat perpustakaan merubah sistem layanan secara langsung (luring) menjadi layanan secara daring dengan memanfaatkan jaringan informasi untuk dapat mengoptimalkan layanan perpustakaan.
Berikut salah satu contoh perguruan tinggi di Indonesia dalam menerapakan layanan terbatas selama pandemi covid-19. Perpustakaan Universitas Sebelas Maret (UNS) mencoba memberikan pelayanan terbaik kepada pemustaka dengan memanfaatkan teknologi informasi. Di era pandemi kita di tuntut untuk lebih aktif dalam memanfaatkan teknologi dengan bertransaksi online. Melihat peluang yang ada, perpustakaan memberikan layanan kepada pemustaka dengan inovasi terbaru mengikuti perkembangan teknologi yang ada untuk mengurangi kontak secara langsung dan menerapkan protokol kesehatan. Meskipun dengan keterbatasan, perpustakaan tetap berusaha memberikan layanan terbaik untuk pemustaka dengan membuka layanan pemesanan tempat dan peminjaman secara delivery atau melalui jasa pengiriman.
Karena tingkat kebutuhan pamustaka yang sangat tinggi terhadap informasi, UPT. Perpustakaan UNS tetap membuka kunjungan perpustakaan dengan protokol kesahatan dan kouta yang dibatasi mengikuti edaran Pemerintah dan SK Rektor Universitas Sebelas Maret. Layanan kunjungan perpustakaan di masa awal pandemi dikhususkan untuk mahasiswa UNS yang sedang mengerjakan tugas akhir dan dibatasi kunjungan dengan 20 orang per hari. Pemustaka hanya dapat mengunjungi ruangan Local Content (koleksi Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, Disertasi, Laporan Penelitian) dan belum diperbolehkan untuk meminjam secara langsung.
Seiring dengan perkembangan tingkat penurunan penularan virus covid-19 di kota Surakarta dengan status PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 2, pada bulan Oktober 2021 UPT Perpustakaan UNS membuka layanan kunjungan untuk seluruh sivitas akademika dengan kuota lebih besar yaitu 70 orang per hari. Sivitas akademika dapat memilih ruang baca yang akan dikunjungi dan meminjam buku secara langsung. Sivitas akedemika yang berkunjung ke UPT Perpsutakaan UNS diwajibkan sudah vaksin covid-19 minimal 1 kali vaksin covid-19 dengan mengupload bukti vaksin covid-19 pada formulir pemesanan tempat.
Sistem pemesanan ruangan dan buku dapat diakses melalui website UPT. perpustakaan UNS pada alamat https://library.uns.ac.id/pemesanan-buku-untuk-dan-tempat-untuk-tugas/ kemudian pilih form https://bit.ly/KunjungPerpus.
Dalam peminjaman koleksi, UPT Perpustakaan UNS jika melakukan inovasi dengan membuka peminjaman secara delivery atau dikirim melalui jasa pengiriman, ataupun pemustaka dapat mengambil langsung ke perpustakaan sehari setelah mengisi formulir pemesanan.
Pemustaka yang akan meminjam buku dapat mengakses website perpustakaan UNS pada alamat https://library.uns.ac.id/pemesanan-buku-untuk-dan-tempat-untuk-tugas/. Kemudian memilih form https://bit.ly/BookDeliveryUNS.
Pemustaka Sivitas akademika UNS dapat memilih untuk mengambil sendiri atau dikirim melalui jasa pengiriman buku yang dipinjam dengan mengupload kartu anggota perpustakaan atau KTM (Kartu Tanda Mahasiswa). Kouta peminjaman setiap harinya di buka untuk 50 orang peminjam dengan jangka waktu peminjaman 3 minggu, dan dapat diperpanjang 1 kali. Untuk pemustaka yang memilih pinjam diambil secara langsung ke Perpustakaan akan diinformasikan melalui email pemustaka yang di input pada google formulir pemesanan buku, buku dapat di proses pinjam atau di ambil 1 hari setelah pemesanan pada formulir. Pemustaka dapat secara langsung datang ke perpustakaan pada bagian peminjaman buku dengan membawa kartu anggota perpustakaan atau Kartu Tanda Mahasiswa untuk proses peminjaman.
Untuk pemustaka yang memilih pemesanan secara delivery ataupun dikirim melalui jasa pengiriman, pemustaka diwajibkan mengisi dengan jelas untuk alamat pengiriman buku. Untuk pengiriman UPT Perpustakaan UNS bekerja sama dengan J&T, sistem pembayaran pengiriman buku menggunakan COD (Cash on Delivery) biaya dibebankan kepada pemustaka. Untuk tarif pengiriman, dapat di cek melalui alamat website https://www.jet.co.id/rates.
Untuk mengetahui judul koleksi pemustaka dapat mengakses katalog dengan alamat https://unsla.uns.ac.id/neounsla/. Perpanjangan buku yang di pinjam juga dapat dilakukan secara online melalui bot telegram Perpustakaan Pusat UNS. Cara untuk aktivasi dan penggunaan Bot Telegram Perpustakaan Pusat UNS dapat diakses melalui : https://library.uns.ac.id/perpanjangan-peminjaman-koleksi-upt-perpustakaan-melalui-telegram/.
Bot Telegram Perpustakaan UNS juga merupakan media informasi kepada pemustaka untuk mengetahui status keanggotaan, peminjaman buku, jatuh tempo peminjaman buku, denda keterlambatan pengembalian buku, dan untuk memperpanjang buku yang dipinjam.
Dalam Pengembalian buku, UPT Perpustakaan UNS juga membuka layanan pengembalian melalui jasa pengiriman. UPT Perpustakaan UNS juga melayani bebas perpustakaan bagi mahasiswa UNS yang akan wisuda secara online, yang dapat di akses melalui website https://digilib.uns.ac.id/bebas.
Selama masa KLB Pandemi Covid-19, mahasiswa yang akan bebas perpustakaan atau bebas peminjaman perpustakaan tidak perlu datang ke perpustakaan. Semua proses akan dilayani secara online. Selain layanan peminjaman, pengembalian dan bebas perpustakaan secara online Perpustakaan UNS juga memberikan layanan penelusuran E-Journal, E-book bisa melalui whatsapp atau secara kelompok dengan membuka class di zoom metting. UPT Perpustakaan UNS juga membuka online workshop series untuk mengedukasi pemustaka secara online cara mengakses dan menggunakan e-book dan e-journal yang dilanggankan oleh UPT Perpustakaan UNS, serta berbagai Seminar Nasional dalam mengembangkan literasi informasi.
Di UPT. Perpustakaan UNS terdapat juga layanan klinik pustaka ilmiah, diantaranya: akses e-resource, reference tools, plagiarism checker, dan publikasi ilmiah.
Pengembangan layanan perpustakaan selama masa pandemi merupakan upaya Perpustakaan untuk tetap eksis dalam memberikan layanan prima meskipun masih ada kekurangan dan keterbatasan. Ini merupakan salah satu contoh layanan perpustakaan yang diterapkan di salah satu Perguruan Tinggi di Indonesia. Keterbatasan menuntut pustakawan lebih kreatif, aktif dan berinovasi. Semoga layanan ini dapat bermanfaat untuk pemustaka dan memberikan insiprasi perpustakaan yang lain dalam memberikan layanan perpustakaan dimasa pandemi.
- 856 reads
